26.3 C
Yogyakarta
Thursday, October 8, 2026
HomeResensiRekomendasiSoul (2020), Ketika Menemukan Makna Hidup Berarti Belajar Menikmati Setiap Momen

Soul (2020), Ketika Menemukan Makna Hidup Berarti Belajar Menikmati Setiap Momen

Apa yang terjadi ketika seseorang terlalu fokus mengejar impian sampai lupa menikmati kehidupan yang sedang dijalani? Pertanyaan tersebut menjadi salah satu hal yang menarik dalam Soul (2020). Film ini menawarkan cerita tentang passion, tujuan hidup, kebahagiaan, dan bagaimana seseorang menemukan kembali arti kehidupan melalui pengalaman-pengalaman sederhana. 

Disutradarai oleh Pete Docter bersama co-director Kemp Powers, film berdurasi 1 jam 40 menit ini menghadirkan Jamie Foxx sebagai Joe Gardner dan Tina Fey sebagai 22. Dengan latar kehidupan Joe sebagai seorang guru musik yang memiliki impian menjadi pianis jazz profesional, Soul memadukan kisah perjalanan seorang musisi dengan konflik  yang membuat perjalanan tokoh utamanya terasa lebih personal.

Identitas Film

Judul: Soul
Tahun rilis: 2020
Sutradara: Pete Docter
Co-director: Kemp Powers
Penulis: Pete Docter, Mike Jones, dan Kemp Powers
Studio: Pixar Animation Studios dan Walt Disney Pictures
Genre: Animation, Comedy, Adventure, Fantasy, Drama
Durasi: 1 jam 40 menit
Pengisi suara utama: Jamie Foxx sebagai Joe Gardner dan Tina Fey sebagai 22. 

Sinopsis

Joe Gardner merupakan seorang guru musik yang memiliki impian menjadi pianis jazz profesional. Ketika akhirnya mendapatkan kesempatan bermain bersama musisi jazz terkenal, Dorothea Williams, Joe mengalami kecelakaan yang membuat jiwanya terpisah dari tubuhnya. Ia kemudian berada di The Great Before dan bertemu 22, sebuah jiwa yang tidak tertarik untuk menjalani kehidupan di Bumi.

Dalam perjalanan bersama 22, Joe berusaha membantunya menemukan spark. Namun, pengalaman tersebut justru membuat Joe menyadari bahwa spark bukan sekadar passion. Ia mulai memahami bahwa kehidupan juga memiliki makna melalui pengalaman sederhana yang selama ini ia abaikan.

Tinjauan Film

Pete Docter selaku sutradara berhasil menjadikan perjalanan Joe sebagai sarana untuk membahas makna hidup dan hubungan antara passion dengan kebahagiaan. Melalui konsep The Great Before, film ini menghadirkan dunia yang unik sekaligus membantu penonton memahami perjalanan Joe dalam melihat kehidupan dari sudut pandang yang berbeda.

Dari sisi karakter, perubahan Joe menjadi bagian yang menarik. Pada awalnya, Joe terlalu fokus pada impiannya menjadi musisi jazz dan menganggap pencapaian tersebut sebagai tujuan utama hidupnya. Namun, setelah bertemu 22 dan mengalami berbagai kejadian, Joe mulai menyadari bahwa impian bukanlah segalanya, tetapi juga tentang menghargai pengalaman sederhana yang sering dianggap biasa.

Jamie Foxx mampu menggambarkan Joe sebagai karakter yang memiliki semangat besar terhadap musik, tetapi perlahan mengalami perubahan dalam memandang kehidupannya. Sementara itu, Tina Fey melalui karakter 22 memberikan sisi yang berbeda karena awalnya ia tidak tertarik untuk menjalani kehidupan di Bumi. Hubungan antara Joe dan 22 membuat keduanya saling belajar mengenai arti kehidupan.

Dari sisi kelebihan, Soul memiliki cerita yang sederhana tetapi mampu membahas kehidupan secara mendalam. Perkembangan karakter Joe juga terlihat jelas karena ia tidak hanya mengalami perjalanan secara fisik, tetapi juga mengalami perubahan dalam cara memandang kehidupan. Selain itu, visual animasi, musik jazz, dan suasana kota New York membuat film terasa menarik. Konsep The Great Before juga memberikan sesuatu yang berbeda sehingga cerita tidak hanya terasa seperti kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, kekurangan Soul terdapat pada beberapa konsep yang cukup kompleks, seperti jiwa, kehidupan, tujuan, spark, passion, dan makna hidup. Bagi sebagian penonton, terutama anak-anak, pesan tersebut mungkin sulit dipahami karena membutuhkan pemikiran yang lebih dalam. Selain itu, banyak konsep diperkenalkan dalam waktu yang relatif singkat sehingga beberapa bagian terasa cukup padat. Namun, hal tersebut juga membuat Soul menarik untuk dianalisis karena film ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mengajak penonton memikirkan kembali cara memandang kehidupan.

Relevansi dan Pesan Film

Pesan dalam Soul cukup dekat dengan kehidupan mahasiswa. Mahasiswa sering memiliki berbagai target, seperti mendapatkan IPK tinggi, aktif dalam organisasi, mengikuti internship, lulus tepat waktu, hingga mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Namun, terlalu fokus pada pencapaian tersebut dapat membuat mahasiswa lupa menikmati proses selama menjalani perkuliahan.

Melalui Joe, Soul menunjukkan bahwa pencapaian memang penting, tetapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Mahasiswa juga perlu menikmati proses, membangun hubungan dengan orang lain, mencoba pengalaman baru, dan menghargai hal-hal sederhana selama masa kuliah. Film ini mengingatkan bahwa kita tidak harus menunggu sampai lulus atau mencapai semua target untuk mulai menikmati kehidupan.

Kesimpulan

Meskipun dikemas sebagai film animasi, Soul berhasil mendapatkan nilai 8/10. Perkembangan karakter yang kuat, visual animasi yang menarik, musik jazz yang memikat, hingga konsep The Great Before berhasil membuat perjalanan Joe terasa lebih bermakna. 

Tak hanya menyajikan cerita tentang seorang musisi yang mengejar impian, film ini menyimpan pesan mendalam tentang bagaimana seseorang dapat terlalu fokus pada pencapaian hingga lupa menikmati kehidupan yang sedang dijalani. Film ini sangat cocok ditonton, terutama bagi mahasiswa yang sedang berusaha mengejar berbagai target, karena Soul mengingatkan bahwa kehidupan tidak harus menunggu sampai semua tujuan tercapai untuk dapat dinikmati. 

Penulis: Raihridho Utomo

Editor: Haneef Ar Rafi

Ilustrasi: Muhammad Irzanul Akhfani

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
LPM Ekonomika FBE UII

Terpopuler