24.8 C
Yogyakarta
Wednesday, June 17, 2026
HomeBeritaKurban Perdana di Tepus, FBE UII Perluas Dampak Pengabdian kepada Masyarakat

Kurban Perdana di Tepus, FBE UII Perluas Dampak Pengabdian kepada Masyarakat

Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) melaksanakan program kurban tahun ini dengan pendekatan baru. Jika sebelumnya pelaksanaan kurban lebih banyak dilakukan di kawasan kampus, tahun ini kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Tepus, Gunungkidul, sebagai upaya memperluas jangkauan manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan. 

Dekan FBE UII, Johan Arifin menjelaskan bahwa kurban tahun ini tidak sekadar menjadi pelaksanaan ibadah tahunan, tetapi juga bagian dari pengabdian masyarakat dan dakwah islamiyah yang menjadi tanggung jawab perguruan tinggi. Menurut beliau, pelaksanaan kurban di luar kampus diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas, sehingga FBE UII berupaya membawa semangat kurban dan dakwah ke daerah yang lebih membutuhkan. 

Pemilihan Kecamatan Tepus sebagai lokasi pelaksanaan kurban bukan tanpa alasan. Wakil Dekan FBE UII, Ahmad Tohirin, menjelaskan bahwa wilayah tersebut telah beberapa kali menjadi lokasi berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang diselenggarakan FBE UII. Selain itu, wilayah tersebut dipilih karena ketersediaan hewan kurban yang relatif minim dibandingkan daerah perkotaan. Oleh karena itu, pelaksanaan kurban di Tepus diharapkan dapat membantu masyarakat yang selama ini jarang memperoleh daging kurban, sekaligus memperluas kebermanfaatan program kurban FBE UII. 

Ketua Lembaga Amal, Zakat, Infaq, dan Shodaqoh Universitas Islam Indonesia (LAZIS UII), Agus Budi Hariyadi, menambahkan bahwa kurban pada dasarnya dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya FBE UII memprioritaskan wilayah yang memiliki kebutuhan lebih besar terhadap bantuan sosial. Terutama daerah dengan ketersediaan hewan kurban yang masih minim. Guna memastikan penyaluran daging kurban berlangsung secara tepat sasaran, FBE UII menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah setempat. 

Bagian Kemahasiswaan FBE UII, Rizki Hamdani, menilai bahwa pelaksanaan kurban di luar lingkungan kampus memberikan manfaat yang lebih luas. Jika sebelumnya distribusi kurban berfokus pada sivitas akademika dan masyarakat sekitar kampus, kini penyalurannya dapat menjangkau warga di wilayah yang tingkat penerimaan kurbannya masih relatif rendah. 

Melalui program tersebut, FBE UII berhasil mengumpulkan dua ekor sapi dan sebelas ekor kambing yang kemudian didistribusikan kepada masyarakat. Tak hanya itu, kegiatan ini juga dipadukan dengan pengajian akbar dan penyerahan beasiswa kepada sepuluh pelajar melalui kolaborasi bersama LAZIS UII dan Lembaga Wakaf Uang Unisia.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Tohirin juga menuturkan bahwa model penyaluran kurban di luar kampus berpotensi untuk terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang. Menurut beliau, evaluasi pelaksanaan kurban sebelumnya menunjukkan bahwa distribusi di lingkungan kampus belum memberikan dampak yang optimal. Untuk itu, FBE UII mengintegrasikan pelaksanaan kurban dengan berbagai program pengabdian masyarakat, bakti sosial, serta kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Tingginya partisipasi masyarakat dalam pengajian akbar yang diikuti lebih dari 400 peserta menjadi salah satu bukti positif dari pelaksanaan program tersebut. 

Di samping memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa. Keterlibatan langsung bersama dosen dan tenaga kependidikan memberikan kesempatan bagi mahasiswa mengenal lebih dekat kondisi sosial masyarakat, sekaligus berpartisipasi secara nyata dalam aktivitas kemanusiaan dan keagamaan.

Dampak program juga dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Warga tidak hanya menerima distribusi daging kurban, tetapi juga memperoleh manfaat dari kegiatan pengajian yang diselenggarakan selama program berlangsung. Dukuh Padukuhan Buling Ngelo menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kurban FBE UII di wilayahnya. “Warga masyarakat yang tadinya, mohon maaf, mungkin ya jarang sekali mendapatkan daging alhamdulillah untuk saat ini menerima daging dari panjenengan dan rekan-rekan. Terima kasih” tutur Ibu Dukuh.

Respons positif masyarakat menunjukkan bahwa kehadiran kampus tidak hanya dirasakan melalui aktivitas akademik, tetapi juga melalui program-program sosial. Pelaksanaan kurban perdana FBE UII di Tepus menjadi contoh bagaimana perguruan tinggi dapat menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Dukuh Padukuhan Buling Ngelo menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menambah wawasan keagamaan masyarakat sekaligus membantu warga yang jarang memperoleh daging kurban. Warga berharap program serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang.

Narasi : Faihaa Zahra, Syafia Nur Islami Hanifah  

Editor : Haneef Ar Rafi

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
LPM Ekonomika FBE UII

Terpopuler