25.6 C
Yogyakarta
Saturday, February 14, 2026
HomeResensiBukuSisi Tergelap Surga: Ketika Cahaya Menyapa Kegelapan Jiwa 

Sisi Tergelap Surga: Ketika Cahaya Menyapa Kegelapan Jiwa 

Di tengah popularitas novel romansa, Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna tampil dengan cara yang berbeda. Novel ini mengajak pembaca masuk ke dalam sisi paling gelap dari hubungan manusia, rahasia, rasa bersalah, dan pengkhianatan. Dengan gaya penulisan yang emosional dan puitis, novel ini menghadirkan cerita yang bukan hanya menikam, tetapi juga membuka ruang refleksi mengenai batas antara cinta, kehilangan, dan penebusan. Melalui tokoh-tokohnya yang penuh konflik, novel ini memperlihatkan bahwa “surga” yang sedang kita perjuangkan menyimpan luka terdalam yang sulit untuk diakui. 

Identitas Buku 

Judul : Sisi Tergelap Surga 

Penulis : Brian Khrisna 

Tahun terbit : 2023 

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama 

Jumlah halaman : 301 

Sinopsis 

Jakarta kerap menjadi pelabuhan bagi mereka yang datang membawa sekoper harapan. Mereka yang siap bertaruh dengan nasibnya sendiri-sendiri. Namun, kota ini selalu mampu melumat habis harapan dan menukarnya dengan keputusasaan. 

Di Jakarta, semua orang dipaksa bergelut dan bertempur demi bisa hidup dari hari ke hari. Dan di kampung inilah semua itu dimulai. Sebuah cerita tentang kehidupan orang-orang yang hidup di sisi tergelap surga bernama Jakarta. 

Di balik kerasnya kehidupan kampung kecil di Jakarta, para tokoh berjuang untuk menemukan makna hidup di antara keterbatasan dan tekanan kota besar. Mereka adalah pekerja kasar, pendatang, dan orang-orang yang terjebak dalam nasib yang tidak selalu berpihak. Persahabatan, cinta, dan luka saling bertabrakan ketika mereka mencoba bertahan dan beranjak dari realitas yang lebih kejam dari mimpi yang mereka inginkan. Melalui cerita-cerita kecil tentang perjuangan, pembaca diajak untuk melihat bahwa tidak semua sudut Jakarta memancarkan cahaya, beberapa justru menyimpan kegelapan yang menelan siapapun yang lemah. 

Analisis Isi Buku

Sisi Tergelap Surga merefleksikan realitas keras kehidupan di Jakarta, tempat dimana impian dan kenyataan saling bertabrakan. Melalui kisah dari orang-orang kecil yang berjuang di tengah hiruk-piruk kota, buku ini mengungkapkan sisi gelap dari ambisi dan harapan manusia yang seringkali terkikis oleh kerasnya hidup. Setiap cerita menampilkan perkelahian batin antara bertahan dan menyerah, antara idealisme dan realita yang pahit. Dengan bahasa yang puitis, buku ini menghadirkan gambaran sosial yang jujur sekaligus pedih, serta menggambarkan bahwa di balik gemerlap ibu kota, tersimpan banyak hati yang diam-diam menanggung luka, mereka yang hidup di sisi tergelap surga. 

Kelebihan dan Kekurangan 

Kelebihan 

Novel ini disampaikan dengan gaya bahasa yang santai, ringan, dan mudah diikuti, namun tetap dapat menyentuh hati pembaca. Alur cerita membuka sudut pandang baru mengenai perjuangan hidup di kota besar, sehingga pembaca dapat memahami realita yang terkadang dilupakan. Penulis membawa pembaca ikut merasakan emosi para tokoh mulai dari harapan, perjuangan, hingga kegigihan untuk bertahan. Selain itu, kekuatan cerita ini semakin terasa karena penulis tidak hanya mengandalkan opini atau pengamatan saja, tetapi juga melakukan wawancara langsung dengan beberapa narasumber yang membuat kisah lebih menarik dan otentik.

Kekurangan 

Beberapa bagian dari novel menyajikan hal-hal yang cukup eksplisit dan menggunakan bahasa vulgar untuk menggambarkan situasi tertentu, sehingga membutuhkan kedewasaan dan kebijaksanaan pembaca dalam memahaminya. Selain itu, jumlah tokoh yang cukup banyak membuat sebagian pembaca mungkin kesulitan untuk mengingat peran masing-masing atau mengikuti alur hubungan antar karakter. 

Penutup 

Secara keseluruhan, Sisi Tergelap Surga merupakan karya yang berhasil menggugah kesadaran pembaca mengenai realitas kehidupan yang sering terabaikan. Melalui bahasa yang penuh emosi, buku ini mengajarkan bahwa setiap luka, keputusasaan, dan kegagalan adalah bagian dari perjalanan manusia menuju pemahaman diri. Meski terdapat beberapa bagian yang terasa vulgar dan berat bagi setiap pembaca, kejujuran dalam penyampaian isi buku justru menjadi pondasi utama. Buku ini layak dibaca oleh siapa saja dengan minimal usia 17  tahun yang ingin lebih memaknai realitas kehidupan sosial di kota besar serta arti “surga” yang sedang mereka perjuangkan. Terkadang, pemahaman tidak datang dari aturan, tetapi dari keberanian untuk membuka sudut pandang baru yang lebih jujur dan manusiawi. 

Alasan Pribadi & Ajakan 

Sisi Tergelap Surga meninggalkan pesan yang mendalam karena keberaniannya mengungkap sisi gelap manusia tanpa berpura-pura indah. Setiap kisah terasa nyata dengan kehidupan sehari-hari, seolah mengingatkan bahwa di balik senyuman tersimpan luka yang tak kasat mata. Melalui buku ini, terdapat pembelajaran bahwa kesedihan bukan untuk dihindari, tetapi dipahami agar kita bisa tumbuh lebih kuat. Buku ini layak dibaca oleh siapapun yang sedang berjuang memahami dirinya sendiri, mencari arti kehidupan, atau hanya ingin sekedar tahu bagaimana cahaya dapat tetap hidup di tengah kegelapan.

Narasi  : Nouva Elsa Dewitasari

Editor   : Yohana

Ilustrasi : Winda Tsani

 

TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
LPM Ekonomika FBE UII

Terpopuler