Film Rekomendasi

THE FOUNDER : Bila Bisnis Memakan Tuannya

Foto : Amazon UK

Oleh : Sekar Anggraeni

Sutradara : John Lee Hancock

Genre   : Biografi, Drama

Durasi  : 115 Menit

Pemeran : Michael Keaton, Laura Dern, Linda Cardellini, Nick Offerman, John Carrol Lynch, Patrick Wilson, dan B,J Novak.

Bacaekon.com-Sepertinya semua orang kenal dengan restoran cepat saji dengan lambang huruf ‘M’ melengkung berwarna kuning keemasan ini, McDonalds. Entah sekadar melewati gerainya atau membeli burger dan kentangnya untuk dibawa pulang. McDonald’s Corporation didirikan pada tahun 1940. Kantor pusatnya berada di Chicago, Illinois. Restoran cepat saji asal Amerika Serikat ini sudah banyak tersebar di berbagai belahan dunia. Dilansir dari Forbes, perusahaan kuliner tersebut memiliki lebih dari 30.000 restoran di seluruh dunia. Restoran cepat saji sebesar McDonald’s tentunya tidak dibangun dalam semalam. Ada kisah panjang dibalik kesuksesan restoran favorit banyak keluarga dunia itu.

The Founder merupakan film dengan genre drama biografi Amerika Serikat yang disutradarai oleh John Lee Hancock dan diproduseri oleh Don Handfield, Karen Lunder, Jeremy Renner, dan Aaron Ryder. The Founder pertama kali dirilis di Australia pada tanggal 24 November 2016. Naskah film yang ditulis oleh Robert D. Siegel ini menceritakan kisah nyata dari seorang Ray Kroc yang bertemu Dick dan Mac McDonald dalam mengatur sebuah restoran hamburger di California bagian selatan pada tahun 1950-an.

Ray Kroc, diperankan oleh Michael Keaton, merupakan seorang salesman yang menjual produk mesin pembuat milkshake. Saat menjual produknya Ray menerima banyak penolakan. Ray Kroc merupakan sosok yang pekerja keras. Dia memiliki ambisi yang sangat tinggi mengenai keyakinannya untuk dapat sukses dalam bisnisnya. Keyakinan itu diiringi juga dengan tindakan nyata yang dilakukannya. Ray akan terus berusaha meyakinkan calon klien untuk membeli produk yang ditawarkan. Dia pun menawarkan waralaba kepada calon pewaralaba yang menurutnya memiliki potensi untuk mengembangkan serta mengelola McDonalds. Dimulai dari partnernya hingga orang yang sama sekali tidak kenal. Hal tersebut menjadikannya negosiator yang handal.

Richard James McDonald (Dick McDonald), diperankan oleh Nick Offerman, merupakan orang yang dapat mengidentifikasi suatu masalah dan potensi bisnis yang dijalaninya. Pada waktu itu bisnis kuliner memerlukan waktu yang cukup lama untuk memproduksi suatu makanan. Dick mengubah tata letak serta proses produksinya, yang semula 30 menit menjadi hanya 30 detik saja. Hal itu merupakan suatu terobosan yang revolusioner dalam bidang kuliner. Dick juga seorang pemimpin yang sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan. Secara tidak langsung hal tersebut akan memengaruhi kecepatan pertumbuhan dari bisnis yang dia pimpin. Namun, Dick merupakan sosok pemimpin yang cukup kolot karena susah mendapat masukan dari orang lain. 

Melalui film The Founder, kita bisa melihat bagaimana bisnis waralaba ini diciptakan. The Founder berfokus pada kisah Ray Kroc. Awalnya, Kroc hanya penjual alat pembuat milkshake. Namun, ide kreatif serta keberaniannya membuatnya menjadi founder dari McDonald’s. Meskipun demikian, Kroc bukanlah penemu McDonalds. Dua saudara McDonald, Richard James McDonald dan Maurice James McDonald, ialah pendiri awal restoran burger ini. Namun di tangan Kroc lah, bisnis kuliner ini dikembangkan dan berkatnya McDonalds mempunyai ribuan cabang.

Film ini layak ditonton bagi mereka yang sedang mencari inspirasi dalam berbisnis. Mungkin setelah menonton film ini kita akan berpikir bahwa Ray Kroc itu jahat karena mengkhianati ketulusan McDonald bersaudara. Dia sosok yang ambisius, itu jelas terlihat dari keinginannya untuk terus mengembangkan McDonalds. Namun hal tersebut dapat dimengerti karena pebisnis mana yang tidak ingin terus-menerus melebarkan sayap demi keuntungan yang lebih besar.

Film ini mengajarkan bahwa inovasi itu sangat penting. Pun kita juga tidak boleh ragu-ragu dalam memilih keputusan serta cepat dalam membaca potensi usaha. Setelah menonton film ini, kita menjadi mengerti jatuh bangun dalam bisnis itu hal yang biasa dan juga nggak akan memandang brand McDonalds seperti dulu lagi.

*Penulis adalah Magang LPM Ekonomika

Editor : Retno Puspito Sari

 

235 Total Views 3 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *