TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK INFORMASI BENCANA

TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK INFORMASI BENCANA

(Sumber foto: http://itgid.org/)

Oleh: Fardholi Sahrizal

Bacaekon.com-Advertorial. Untuk mengabarkan dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana, Kominfo dan BMKG bekerjasama menciptakan Sistem Penyampaian Informasi Kebencanaan pada Senin (21/12/2015). “Implementasi sistem ini diharapkan mengurangi kerugian materiil dan korban jiwa yang disebabkan bencana alam. Tahun ini, BMKG sebagai penyedia Informasi kebencanaan, menyediakan informasi terkait bencana alam, gempa bumi dan potensi tsunami,” demikian keterangan resmi Kominfo seperti dikutip dari BeritaSatu.com.

Menteri Kominfo Rudiantara, mengatakan bahwa Sistem Penyampaian Informasi Kebencanaan ini sesuai dengan amanat Pasal 20 UU No.36 1999 tentang Telekomunikasi (berkas pdf), yang menyatakan bahwa setiap penyelenggara telekomonikasi wajib memberikan prioritas untuk pengiriman, penyaluran, dan penyampaian informasi penting menyangkut keamanan negara, keselamatan manusia dan harta benda, bencana alam, marabahaya, dan atau wabah penyakit.

BMKG nantinya akan menginformasikan kepada Kementerian Kominfo, untuk kemudian ditindaklanjutkan kepada para operator. Para operator akan menginformasikan informasi tersebut dalam bentuk pesan singkat (SMS) kepada para pelanggannya di daerah (kabupaten dan kota) terdampak bencana. Pihak BMKG mencontohkan bencana yang terjadi di Kabupaten Garut, maka Kabupaten Garut akan mendapatkan SMS informasi tersebut. Hal ini dapat mengurangi kepanikan masyarakat di luar daerah terdampak, dikutip dari beritagar.id.

Artikel ini disponsori oleh UIINET, PT. Global Prima Utama

 

1105 Total Views 2 Views Today

Related Post

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *