RUU KPK JALAN TERUS, JOGJA GUMREGAH

RUU KPK JALAN TERUS, JOGJA GUMREGAH

Oleh: Restin Septiana

Bacaekon.com-Yogyakarta. Titik nol kilometer Yogyakarta menjadi saksi atas aksi yang bertajuk “Jogja Gumregah Tolak Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi”, yang diselenggarakan oleh Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi Yogyakarta dan Koalisi Masyarakat untuk Udin (K@MU).

Pada Selasa 16 Februari 2016, pagi itu, di dalam press realesenya massa aksi meyakini adanya upaya pelemahan terhadap KPK lewat revisi UU nomor 30 tahun 2002. Upaya ini dianggap telah cukup berhasil dengan masuknya agenda revisi UU KPK dalam prolegnas 2016 dan disetujuinya agenda ini dalam rapat Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Selain itu terdapat empat poin di dalam draft revisi UU KPK yang dianggap dapat melumpuhkan KPK. Pertama, dibentuknya dewan pengawas yang memiliki sejumlah kewenangan yang dapat menghambat kinerja KPK, misalnya terkait dengan penyadapan dan penyitaan yang harus seiizin dewan pengawas. Kedua, terkait dengan penyadapan selain harus seiizin dewan pengawas, penyadapan hanya dapat dilakukan pada tahap penyidikan. Ketiga, terkait dengan penyidik, dalam draft RUU KPK, bahwa KPK tidak dapat mengangkat penyidik secara mandiri. Keempat, KPK dapat menghentikan penyidikan dan penuntutan perkara korupsi (SP3).

Oleh sebab itu, massa aksi menuntut agar:

  1. Seluruh fraksi di DPR untuk membatalkan rencana pembahasan RUU KPK di sidang Paripurna DPR.
  2. Presiden Joko Widodo:
  • Agar menolak membahas RUU KPK bersama dengan DPR dan menariknya dalam Prolegnas 2015-2019. Langkah penolakan RUU KPK ini sesuai dengan agenda Nawa Cita khususnya memperkuat KPK.
  • Mewaspadai manuver dan operasi senyap yang dilakukan orang-orang di ingkungan terdekatnya, khususnya yang memiliki ambisi menguasai sektor ekonomi dan politik dengan mendorong pelemahan KPK melalui RUU KPK.
  1. Masyarakat harus menghukum partai-partai politik pendukung RUU yang melemahkan KPK dengan cara tidak memilih kandidat yang diusung partai tersebut dalam Pemiihan Kepala Daerah Langsung (Pilkada) 2017.

 

628 Total Views 1 Views Today

Related Post

Di Balik Koreografi Pesta UII 2018

Di Balik Koreografi Pesta UII 2018

(Foto :  LPM Keadilan FH UII) Oleh : Gilang B. Putra Bacaekon.com, Kampus- Selasa (14/08/2018)…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *