ROMANSA KEMAJUAN EKONOMI KREATIF BERBASIS DIGITAL DI INDONESIA

ROMANSA KEMAJUAN EKONOMI KREATIF BERBASIS DIGITAL DI INDONESIA

(Sumber foto: http://jakartakita.com/)

Oleh: Arief Setya Negara

Bacaekon.com-Advertorial. Indonesia telah memiliki banyak Start-up dalam lima tahun terakhir. Dengan jumlah lebih dari 1500 bisnis berbasis digital, baik yang memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) maupun tidak, beberapa di antaranya tidak lagi patut dipanggil dengan nama Start-Up. Hal tersebut karena mereka telah tumbuh menjadi perusahaan besar, baik yang telah berekspansi maupun menguasai pasarnya. Tidak hanya lama dalam menggeluti pasarnya, banyak dari start-up telah memperoleh suntikan dana.

Contohnya Go-Jek yang berhasil mendapatkan suntikan dana Rp 2,8 triliun dari Northstar Group. Apabila kita sering melihat karyawan Go-Jek dengan jaket hijaunya berlalu lalang di daerah Jabodetabek, kini kita juga dapat melihat jaket hijau tersebut menghiasi jalanan di daerah Jogja.

Beberapa tahun kemudian, Pusat Perbelanjaan Fesyen Matahari memperoleh dana investasi sebesar Rp 6,51 triliun dalam mengembangkan Mataharimall.com/. Hingga pada akhirnya pelanggan tidak usah jauh-jauh pergi ke ujung kota untuk berbelanja fesyen, justru dengan mengakses portal info matahari dengan menggunakan piranti telepon genggam yang dimiliki dan memilih produk yang diinginkan, kurir Mataharimall.com/ siap sedia mengantarkan barang sampai di beranda rumah.

Perkembangan start-up tidak hanya terjadi pada Go-jek dan Mataharimall.com/ saja, namun juga terjadi pada Zalora.com/, Traveloka.com/ hingga Tempo.co/ yang mengekspansi jalannya ke ranah digital dalam memfasilitasi berbagai berita yang aktual dan faktual bagi pembaca yang budayanya kini lebih cepat dan tanggap.

Indonesia sesungguhnya merupakan tambang emas bagi industri kreatif digital. Melihat peluang yang begitu besarnya, kebutuhan terbesar bagi para pengusaha sebenarnya adalah dukungan pemerintah, baik dalam mempermudah perolehan SIUP maupun alokasi suntikan dana, terlebih melihat zona Masyarakat Ekonomi ASEAN yang telah berlangsung semenjak satu Januari kemarin.

 

Artikel ini disponsori oleh UIINET, PT. Global Prima Utama

 

363 Total Views 2 Views Today

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *