PETAK UMPET DPM FE MENANTI SU

PETAK UMPET DPM FE MENANTI SU

(Sumber Foto : Dok. Ekonomika)

Oleh: Ridho Haga Pratama

Bacaekon.com-Kampus. Kelambanan hampir selalu jadi keluhan pertama dalam sebuah organisasi yang kental dengan birokrasi. Apa yang terjadi dengan Dewan Perwakilan Mahasiswa  Fakultas Ekonomi (DPM FE) Universitas Islam Indonesia (UII) saat ini mungkin cocok dengan deskripsi tersebut. Rabu, 14 September 2016, sebuah pesan terkirim ke setiap akun media sosial pegiat Lembaga Kemahasiswaan FE UII. Pesan publik dari presidium Sidang Umum I, Dewangga Cakra Bhaskara, itu berisi himbauan berikut:

“Assalamualaikum mengingatkan malam ini pukul 19.00 WIB, SU FE akan dilanjutkan kembali. Dengan pembahasan GBPK diharapkan peserta dan peninjau dapat hadir untuk membahas arah gerak lembaga satu periode ke depan. Terima kasih Wassalamualaikum.”

Namun saat Ekonomika menyambangi ruang sidang FE UII pukul 19.00 WIB, pintu ruang sidang masih tertutup. Gelap, jelas terlihat dari jendela pintu bahwa lampu belum dinyalakan. Kondisi yang sama juga terlihat pada ruang DPM FE. Belum ada seorangpun peserta Sidang Umum FE UII tampak di ruang Lembaga Mahasiswa.

Baru pada pukuL 19.28 WIB, Dewangga datang dan membuka pintu ruang sidang dan ruang DPM FE UII.  Hingga pukul 20.00 WIB, Sidang Umum tak kunjung dimulai. “Ini nunggu kuorum dulu,” ujar Dewangga memberi penjelasan.

Pasalnya hingga pukul 20.30 WIB, baru tujuh peserta yang telah hadir. Padahal jumlah kuorum Sidang Umum adalah sembilan peserta dari enam belas total legislatif mahasiswa FE UII. Selain Dewangga, peserta Sidang Umum yang hadir saat itu antara lain Mohammad Aria, Naufal Fikri Maulana, Dani Nopriadi, Kiemas Gunawan, Cynthia Candraning, dan Muhammad Lathifur Rohman.

Pada 20.40 WIB, setelah kedatangan Muhammad Yon Wibowo Sidang Umum baru dimulai. Oleh Dewangga, skorsing Sidang Umum dicabut. Namun salah satu peserta, Dani Nopriadi yang tadinya hadir tak tampak saat sidang dimulai, alhasil sidang dimulai hanya dengan tujuh peserta. Baru berselang dua menit, pada pukul 20.42 WIB, sidang diskorsing kembali untuk menunggu kuorum dan dimulai kembali pada pukul 20.59 WIB. Namun alih-alih jumlah peserta bertambah, Lathifur justru keluar dari ruang Sidang Umum. “Ipung (sapaan akrab Lathifur-red) nganter temannya pulang,” jelas Dewangga di hadapan forum. Sidang dimulai kembali dengan jumlah peserta enam orang.

Setelah melakukan skorsing, sesuai tata tertib, Sidang Umum dapat dimulai meski jumlah kuorum tidak tercapai.  Sidang Umum dimulai dengan membahas kehadiran peserta yang menurut Naufal memprihatinkan. Kemudian dilanjutkan dengan mekanisme pembahsan Garis Besar Program Kerja (GBPK). Pukul 21.20 WIB, Dani dan Lathifur sudah terlihat kembali di ruang sidang. Kemudian baru pada pukul 21.36 WIB, Muhammad Husain Nashar datang dan melengkapi kuorum.

Sidang Umum malam itu berhasil menyelesaikan pembahasan redaksional pendahuluan dan visi GBPK. Hingga pukul 22.01 WIB, saat skorsing kembali disepakati, tak terlihat satupun peninjau lain dalam ruang Sidang.

Saat diwawancarai seusai Sidang Umum, Dewangga menyesalkan keadaan DPM yang sulit mencapai kuorum. “Sebagai presidium saya sudah berusaha untuk menghadirkan teman-teman (DPM FE UII-red), saya menganggap bukanlah seseorang yang harus diajak dengan paksa, mereka sudah punya tanggung jawab,” kata Dewangga.

“Ketika mereka sudah disumpah, sudah punya tanggung jawab menjalankan agenda Sidang, ketika mereka tidak datang saat agenda persidangan, mohon maaf, itu dosa mereka,” tutup Dewangga mengakhiri wawancara malam itu.

Esok malamnya (15/9/16), sepertinya dosa yang disebut Dewangga terulang kembali. Sidang Umum ditunda lagi-lagi karena tak kuorum. Hingga pukul 21.40 WIB, hanya Ghobank dan Dewangga yang terlihat di ruang DPM FE UII. Cynthia yang sempat terlihat pukul 20.08 WIB tak lagi tampak malam itu. Seakan main petak umpet, kehadiran DPM FE UII terus timbul tenggelam.

Reporter: Ridho Haga Pratama

1180 Total Views 1 Views Today

Related Post

LAGU  BURUH TANI BERGEMA SAAT SEMATA

LAGU BURUH TANI BERGEMA SAAT SEMATA

  Oleh : Dewi Larasati (Foto:  Amelia Larasati) BACAEKON.COM-KAMPUS FE UII, (26/08) berlangsung kegiatan ospek…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *