Film Rekomendasi

Money Heist: Series Underrated sampai jadi Overrated

Ilustrasi: Abyan

Oleh: Hilwa Ega Tiara

Work From Home atau yang biasa disingkat dengan WFH membuat sebagian orang mati gaya karena terus-terusan berada di rumah. Masak, nonton film, makan, mengerjakan tugas, olahraga, ngegames dan kegiatan lain yang terus diulang selama kebijakan dari pemerintah ini belum diberhentikan. Namun jangan khawatir karena ada serial seru yang harus kalian tonton selama WFH ini berlangsung.

Serial Money Heist dari Spanyol yang juga dikenal berjudul La Casa De Papel mencetak rekor sebagai serial dengan penonton terbanyak di Netflix. Serial ini mendapatkan rating 8.5/10 dan sukses meraih International Emmy Awards sebagai “Best Drama Series”. Money Heist tayang pertama kali pada tahun 2017. Di awal rilis, series ini hanya ditayangkan di Spanyol dan tidak menarik banyak penonton. Namun setelahnya Netflix membeli serial tersebut untuk dapat ditayangkan secara global. 

Money Heist mengangkat topik anti mainstream yaitu perampokan berencana namun bukan seperti film perampokan berencana klasik pada umumnya. Alur cerita yang dibuat rumit mampu mengaduk emosi penontonnya. Mulai dari kriminal, drama percintaan, action semuanya dijadikan satu pada serial ini. Serial yang dibagi menjadi beberapa part ini, baru menerbitkan part keempatnya pada bulan April 2020, yang merupakan kelanjutan kisah dari part ketiga yang menggantung.

ALUR CERITA YANG SULIT DITEBAK, LATAR YANG MEWAH,  DAN PROPERTI YANG UNIK 

Seperti yang disebutkan diatas, Money Heist part pertama dan kedua mengisahkan tentang perampokan berencana di suatu gedung “Royal Mint of Spain” di Madrid yang merupakan gedung percetakan uang negara. Perampokan ini dilakukan oleh suatu kelompok yang didalangi oleh The Professor (Alvaro Morte). The Professor merekrut beberapa orang untuk menjalankan misinya. Uniknya beberapa orang yang direkrut oleh The Professor ini tidak boleh mengetahui nama asli masing-masing karakter, sehingga nama mereka diganti menjadi nama-nama kota. Beberapa karakter tersebut adalah Berlin (Pedro Alonso), Tokyo (Ursula Corbero), Rio (Miguel Herran), Moscow (Paco Tous), Denver (Jaime Laronte), Nairobi (Alba Fiores), Helsinki (Darko Peric), Oslo (Roberto Garcia). 

Kostum perampok yang tak biasa juga digambarkan pada serial Netflix ini yaitu dengan jumpsuit merah dan topeng yang menyerupai pelukis surealis Spanyol, Salvador Dali, yang terkenal dengan kumis yang menjulang tipis. Adapun tujuan The Professor melakukan perampokan bukan untuk memperkaya diri namun sebagai bentuk protes terhadap sistem, melawan arus yang didasari dari skeptisisme terhadap pemerintah dan bank sentral. Dalam aksi tersebut, The Professor memberi arahan untuk kelompok perampokan dari luar gedung. Perampokan dengan sandera membuat ia (The Professor) sangat menentang adanya pembunuhan dalam aksi perampokan yang didalanginya ini.

Perampokan sejumlah 2,4 miliar Euro yang ditargetkan dalam waktu beberapa minggu tentu mengharuskan melakukan improvisasi strategi dan tentunya banyak drama yang terjadi di dalam dan di luar gedung. Kisah percintaan yang rumit  antar beberapa karakter dan sandera mempengaruhi kinerja mereka dalam merampok juga membuat serial ini semakin seru untuk ditonton. Rencana The Professor untuk menyerang polisi sangat diluar nalar. Hal ini membuat penonton terus penasaran akan episode-episode selanjutn ya.

Tidak hanya sampai di part pertama dan kedua, setelah menjadi serial Netflix terbaik, Money Heist memperpanjang serialnya hingga part keempat. Tidak kalah keren dibanding musim sebelumnya, pada part ketiga dan keempat mereka memutuskan untuk kembali merampok. Kali ini targetnya adalah emas dalam jumlah 90 ton di Bank Spanyol. 

Penambahan karakter juga membuat serial ini semakin keren. Karakter Lisboa (Itziar Ituño), yang sebelumnya menjadi lawan tim The Professor dan perampok justru di part ketiga bergabung menjadi kawanan perampok. Lalu ada Palermo (Rodrigo Serna), dengan sifat yang dibenci oleh beberapa perampok namun justru menjadi pimpinan dalam perampokan di Bank Spanyol. Alicia Sierra (Najwa Nimri), sebagai negosiator dari pihak kepolisian yang cerdik serta kejam mampu membuat chaos suasana. Bogota (Hovik Keuchkerian), menambah kisah percintaan pria dewasa yang romantis mampu mengaduk-aduk emosi penonton dalam part ketiga dan keempat ini. Dan beberapa tokoh lain seperti Marsella (Luka Peros) yang membantu The Professor menjalankan misi di luar Bank Spanyol. Arturo Roman (Enrique Javier Arce), yang menjadi tokoh paling dibenci penonton, hingga munculnya Gandia (Jose Manuel Poga), yang menghancurkan kekompakan perampok. Serta Manilla (Belén Cuesta), yang menyamar menjadi sandera membuat part ketiga dan keempat ini semakin kompleks dan seru.

Diawali dengan fase kemunduran tim The Professor dan perampok menjadikan penonton ikut merasakan kelelahan The Professor dalam menjalankan misi-misi selanjutnya. Aksi perampokan kali ini dilakukan bertujuan untuk membebaskan salah satu karakter perampok yang tertangkap oleh polisi. Sejumlah tak-tik The Professor yang tidak kalah plot twist dari part sebelumnya membuat serial ini wajib kalian tonton.

Editor: Azizah

168 Total Views 3 Views Today

1 thought on “Money Heist: Series Underrated sampai jadi Overrated

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *