MENSUCIKAN DIRI SEBELUM TIDUR

MENSUCIKAN DIRI SEBELUM TIDUR

(Sumber Foto : www.ayeey.com)

Oleh : Anita Surya Muliyanti

Bacaekon.com-Oase. Manusia pada hakekatnya membutuhkan tidur untuk memulihkan daya tahan tubuhnya setelah seharian beraktivitas. Terkadang ketika pulang sudah larut malam dan badan terlalu lelah, beberapa orang mungkin akan langsung terlelap begitu saja tanpa membersihkan diri, berwudhu dan berdo’a sebelum tidur. Dari sisi kesehatan, alangkah lebih baik seseorang menggosok gigi dahulu sebelum tidur agar tidak ada sisa makanan yang menempel di gigi yang menyebabkan munculnya kuman yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan mulut dan gigi.

Islam pun menganjurkan umatnya untuk berwudhu sebelum tidur untuk kebaikan dirinya. Agar ia tidur dalam keadaan suci. Seperti hadist dari Al-Barra’ bin Azib radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Apabila engkau hendak tidur, berwudhulah sebagaimana hendak shalat. Kemudian berbaringlah miring ke kanan, dan bacalah doa yang artinya, Ya Allah, kupasrahkan wajahku kepada-Mu, kuserahkan urusanku kepada-Mu, kusandarkan punggungku kepada-Mu disertai takut dan berharap kepada-Mu. Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari (siksa-Mu) melainkan kepada-Mu. Ya Allah, aku beriman kepada kitab-Mu yang Engkau turunkan dan nabi-Mu yang Engkau utus.”

Apabila seseorang melaksanakan sunnah tersebut dan meninggal di malam itu ketika tidur, maka ia akan mati dalam keadaan fitrah. Ketika seseorang berwudhu sebelum tidur, malaikat akan ada bersama pakaiannya dan mendoakan orang tersebut. Betapa beruntungnya manusia yang didoakan oleh malaikat, makhluk Allah yang sangat berbakti kepada-Nya.  Dari Abdullah bin Umar r.a, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa, Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci.” ( H.R. Ibn Hibban )

Imam Ahmad dan Imam Abu Dawud dari sahabat Mu’adz bin Jabal r.a, dari Nabi SAW, beliau bersabda, “ Tidaklah seorang muslim bermalam dalam keadaan berdzikir kepada Allah dan dalam keadaan suci lalu ia bangun pada suatu malam dan berdo’a memohon kebaikan dunia atau akhirat kepada Allah melainkan Allah akan mengabulkan permintaannya.”  Dari hadist tersebut dapat dimengerti bahwa orang yang tidur dalam keadaan suci setelah berwudhu dan berdzikir, lalu ia bangun dan memohon kebaikan dunia dan akhirat, maka Allah subhanahu wa ta’ala akan senantiasa mengabulkan doanya.

Seseorang yang tidur dalam keadaan suci terhindar dari hadast, juga akan terhindar dari mimpi buruk pemainan setan ketika tidur. Mereka akan tidur dengan tenang tanpa gangguan syaiton, bahkan bisa bermimpi indah. Ketika seseorang berwudhu, wajahnya pun akan menjadi cerah, seperti yang ada dalam Q.S Almaidah ayat 6 yang artinya, ” Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu supaya kamu bersyukur.”

 Oleh karena itu, berdo’a sebelum tidur saja agaknya tidak cukup. Seorang muslim hendaknya membersihkan diri terlebih dahulu, bersih badan dan bersih hati. Dengan berwudhu seseorang dapat mensucikan dirinya sebelum tidur. Terhindar dari permainan setan, didoakan oleh malaikat, dikabulkan doanya setelah bangun, serta akan meninggal dalam keadaan fitrah jika Allah mencabut nyawanya ketika tidur.

 

4713 Total Views 1 Views Today

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *