Berita Kampus

Melatih Softskill Melalui OCB Fair 2018

(Foto : Rintan)

Oleh : Dina Lovian Sari D dan Deko Alfarizi

Bacaekon.com, Kampus-Sabtu (29/12/2018), Aula Utara Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) tepat pada pukul 08.00 WIB telah diselenggarakan Output Character Building (OCB Fair). OCB Fair merupakan puncak dari mata kuliah OCB yang termasuk salah satu mata kuliah wajib prodi Akuntansi untuk mahasiswa semester satu. Tema pada acara ini  “Membangun Sinergi Generasi Milenial yang Berkarakter Dalam Kegiatan Ekonomi Kreatif”. Muhammad Rosyid Ridho selaku koordinator acara presentasi produk menuturkan bahwa maksud  dari tema tersebut untuk meningkatkan softskill dan kreatifitas mahasiswa. Acara ini juga dihadiri oleh seluruh dosen OCB FE UII.

Menurut Fanny Fauzy Hanifunni’am sebagai ketua panitia OCB, dalam OCB kali ini  terdapat dua pilihan proyek yaitu kewirausahaan dan pengabdian masyarakat. Namun pada gelaran kali ini, peserta OCB Fair cenderung memilih pada bidang Kewirausahaan. “Tetapi peserta tahun ini lebih  memilih kewirausahaan,” ucapnya. Pemenang OCB 2018 ini nantinya akan menjadi salah satu rekomendasi dosen untuk ikut Program Kreativitas Mahasiswa. Kegiatan puncak OCB ini terdiri dari presentasi OCB Project, stan bazar, dan art performance. Sedangkan pada kegiatan art performance acara ini ada pertunjukan seperti live performance, musikalisasi, nyanyi, akustik, juga vocal group dari masing-masing kelas dan bazar.

Pada bazar ada  stan yang menjual produk untuk dilombakan. Radifan menambahkan bahwa bazar itu berisi tentang berbagai macam kegiatan yang mewajibkan mahasiswa untuk membuat proyek per kelompok. Terdapat 10 kelas yang mengikuti OCB Fair namun hanya 8 kelas yang membuka stan. Dari kebanyakan stan yang menjual makanan Ifan mengungkapkan rata-rata habis ludes terjual.  “Yang paling diminati yaitu Tangtop (kentang toping-red),” tuturnya. Selain itu stan tersebut juga menjadi penilaian dari juri dalam aspek ketertiban dan keramahan terhadap pelanggan.

Ridho juga mengatakan bahwa panitia acara tahun ini diambil dari mahasiswa perwakilan 10 kelas dan 10 dosen. Pemilihan panitia diselenggarakan dengan sosialisasi dari dosen OCB lalu peserta yang sudah mendaftar di interview oleh dosen. Sementara untuk juri OCB Fair dipilih oleh prodi Akuntansi. Peserta yang melakukan presentasi pada puncak acara OCB fair adalah peserta yang telah lolos tahap penilaian di kelas. Dimana dalam setiap satu kelas diikuti delapan kelompok, kemudian dipilih satu kelompok untuk menjadi perwakilan kelas yang akan mengikuti lomba OCB Project.

Walaupun terdapat banyak kendala sebelumnya namun acara dan persiapan berjalan dengan lancar. ”Persiapan hanya dua bulan dengan mengadakan rapat seminggu sekali, serta perubahan adaptasi peserta dari siswa ke mahasiswa,” jelas Ridho. Dalam kegiatan ini harapan juga disampaikan oleh Ketua Panitia OCB. “Semoga mahasiswa dapat memiliki softskill yang baik dari mahasiswa  yang lain, tetapi softskill tersebut tetap mengikuti ajaran dan sesuai kaidah Islam,” harap Fanny. Ifan juga menyampaikan keinginan yang sama untuk kedepannya. “Tahun depan semoga acara lebih sukses dari yang sekarang dan acaranya menjadi lebih baik dari sekarang walaupun sekarang sudah baik. Sehingga mahasiswa dapat belajar mengenai sikap, melatih softskill yang dibutuhkan oleh seorang akuntan,” tuturnya.

Reporter : Rintan, Adis, Deko, Dina, Dewi, Annisa

5681 Total Views 2 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *