Galeri

Malioboro dalam Masa Transisi Normal Baru

Oleh: Ahmad Rizky Noor A.

Foto: Rizky

Ketika Covid-19 terdeteksi masuk Indonesia, beberapa kota merasakan imbasnya lebih dulu.  Yogyakarta, salah satu kota dengan jumlah mahasiswa perantau terbanyak di Indonesia seketika terasa lebih hening. Keheningan makin terasa dengan adanya himbauan Pemprov DIY untuk melakukan penutupan tempat hiburan dan wisata. Elemen kehidupan Yogyakarta mulai meredup, beberapa jalan terlihat sepi, tempat wisata berhenti beroperasi, jejeran cafe-cafe pun memilih tutup.

Keadaan tersebut tak berubah banyak hingga seminggu setelah lebaran Idul Fitri, saat normal baru sudah dijalankan. Beberapa tempat wisata mulai membuka diri kembali. Inilah beberapa gambaran kawasan Malioboro, dengan wajah normal baru.

Suasana sendu menuju alun-alun utara Yogyakarta
Suasana sendu menuju alun-alun utara Yogyakarta

 

Sepinya parkiran bus yang biasanya penuh padat
Sepinya parkiran bus yang biasanya penuh padat
Salah satu sudut Malioboro dalam masa transisi new normal
Salah satu sudut Malioboro dalam masa transisi new normal

 

Pedagang di pelataran Malioboro telah siap menyambut new normal
Pedagang di pelataran Malioboro telah siap menyambut new normal

 

Kawasan Kampoeng Ketandan yang terlihat lebih dulu normal
Kawasan Kampoeng Ketandan yang terlihat lebih dulu normal

 

Fasilitas tempur untuk menyambut kembali pengunjung
Fasilitas tempur untuk menyambut kembali pengunjung
Pasar Beringharjo pun telah siap menyambut new normal
Pasar Beringharjo pun telah siap menyambut new normal

 

Tak terlihat riuk pikuk pengunjung di depan Museum Vandenberg
Tak terlihat riuk pikuk pengunjung di depan Museum Vandenberg

 

244 Total Views 4 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *