Malam Puncak FESBUKERS

Malam Puncak FESBUKERS

Oleh : Ageng Ramadhanta

Bacaekon.com-Kampus. Minggu, 29 Maret 2015 Taman Budaya Yogyakarta (TBY) menjadi saksi bisu kemeriahan puncak rangkaian acara Festival Budaya dan Kreativitas (FESBUKER) 2015. Meski acara yang dipelopori oleh Lembaga Ekskutif Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (LEM UII) tersebut malam hari, tidak mengurangi antusiasme pengunjung yang didominasi mahasiswa dari berbagai kampus di Yogyakarta.

Acara yang bertajuk  awarding night and culture concert  dibuka dengan berbagai tarian tradisional  Indonesia dari Sabang sampai Merauke bertujuan untuk menyatukan keanekaragaman budaya mahasiswa di lingkungan Yogyakarta. Acara ini bertujuan juga untuk  mendidik pemuda berwirausaha dengan membangun karakter mandiri dan kreatif, dan penyadaran akan pentingnya kebersihan dan pelestarian lingkungan.

Sejalan dengan tujuan diselenggarakannya FESBUKER, Dyah Tutuko selaku ketua Taman Budaya yang malam itu hadir sebagai perwakilan gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menyatakan bahwa acara festival kebudayaan hendaknya tidak hanya dijadikan sebagai ajang seremonial belaka, namun selanjutnya dapat dievaluasi  dan dilaksanakan guna menjaga nilai-nilai kebudayaan yang ada.

Semakin malam gedung Taman Budaya Yogyakarta semakin pecah dengan hadirnya berbagai pengisi acara yang turut memeriahkan acara tersebut.  Babe Cabita menjadi comic yang ditunggu-tunggu dengan stand up comedy-nya yang khas dan mampu mengocok perut ratusan penonton di gedung TBY. Selain itu masih banyak lagi pengisi acara yang tidak kalah merik seperti penampilan Sintesa nasheed dan Bravesboy band.

Pada malam penganugerahan ini panitia memberikan berbagai macam penghargaan kepada para mahasiswa berprestasi, UKM berprestasi, hingga penghargaan yang diberikan kepada Lembaga Eksekutif Mahasiswa yang memiliki prestasi dan dedikasi yang tinggi sesuai dengan visi misinya.

Antusiasme para pengunjung tidak terputus hingga rangkaian acara dan hiburan berakhir. Terlepas dari kelebihan dan kekurangan panitia dalam berupaya memberikan suguhan acara yang menarik, nampaknya ekspektasi pengunjung terbayarkan dengan hiburan yang ditampilkan malam itu. “Keren, dari segi lighting, the best brother. Namun banyak hal yang bocor salah satunya ketika ada crew mondar-mandir. Itu kurang elok. Tapi selain dari itu banyak yang takjub.” Ungkap salah seorang mahasiswa pascasarjana UAD yang hadir pada acara tersebut.

 

842 Total Views 2 Views Today

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *