Mahendra: Aksi ‘sewena-wena’ Gabungan Mahasiswa

Mahendra: Aksi ‘sewena-wena’ Gabungan Mahasiswa

Oleh : Kandera Rineko Nindya

Bacaekon.com-Kampus. Menanggapi aksi gabungan yang mengatas namakan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) Rabu (29/04) kemarin, Mahendra Permana selaku ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FE UII menjelaskan bahwa aksi tersebut bukan merupakan tindakan demo. Karena diakui oleh Mahendra Permana yang sering melakukan kegiatan demo, bahwasannya saat melakukan demo terdapat beberapa tahapan- dan mekanismenya. Di antaranya perangkat demo meliputi surat pemberitahuan kepada institusi mana yang mau dituju, kemudian surat perizinan keamanan, prelist atau daftar apa saja yang mau dibahas. Kemudian ada pula yang namanya koordinator lapangan (koorlap), koordinator umum (koordum) dan penanggung jawab demo tersebut secara keseluruhan.

“Itu bisa dikatakan bukan demo menurut pandangan saya, sewena-wena itu, kalau kita mau ngomongin demo yang baik ya sesuai yang sudah saya jelaskan tadi,” tutur Mahendra Permana di kantor DPM (30/04). Lanjutnya dia menjelaskan tentang kekhawatirannya terkait aksi ‘sewena-wena’ gabungan mahasiswa kemarin(29/04) yang tidak ada surat perizinan keamanannya. Apabila terjadi hal yang tidak diinginkan siapa yang mau menjamin. Tidak adanya surat pemberitahuan juga menjadi salah satu penyebab mengapa pada saat aksi terjadi, tak ada satu anggota DPM pun yang muncul untuk menanggapi, “Kayak kemarin kan tidak ada pemberitahuan, kita tidak tahu apa-apa. Makanya nggak ada orang di sini. Saya juga kemarin lagi menemui dekan juga,” jelas Mahendra.

Terkait beberapa permasalahan yang memicu terjadinya aksi, DPM mengaku tidak mengetahui, “Kita nggak tahu. Makanya saya katakanlah tadi, teman-teman seharusnya paham betul tentang bagaimana tata cara berdemo. Kasih pemberitahuan, kasih prelistnya apa,” ujar Mahendra. Dia mengetahui bahwa aksi tersebut menuntut untuk diadakannya hearing justru dari kabar yang beredar.

Meminta kejelasan perihal aksi tersebut, DPM sudah mencoba untuk memanggil salah seorang yang mengikuti aksi, namun tidak ada yang hadir. “Saya bukan mau marah atau bukan, ya saya ingin menanyakan saja siapa koorlapnya, koordumnya, apa yang kalian bawa” jelasnya. “Sekalian kita mau memberikan pemahaman apabila lain kali mau melakukan demo. Sebab aksi ‘sewena-wena’ gabungan mahasiswa ini, menurut saya etikanya kurang baik,” tutup Mahendra.

 

Reporter : Irsan dan Kandera

4147 Total Views 1 Views Today

Related Post

LAGU  BURUH TANI BERGEMA SAAT SEMATA

LAGU BURUH TANI BERGEMA SAAT SEMATA

  Oleh : Dewi Larasati (Foto:  Amelia Larasati) BACAEKON.COM-KAMPUS FE UII, (26/08) berlangsung kegiatan ospek…

6 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *