Berita Kampus

KOPMA FE UII : Membangun Koperasi di Era Millenial

Oleh: Madya Rizky Silviantari dan Suci Brilianti Hermanto

Bacaekon.com, Kampus- Seminar dan expo kewirausahaan diselenggarakan dalam rangka Metamorfosa, untuk memperingati ulang tahun KOPMA FE UII yang ke-24, Kamis (7/3). Acara tersebut diikuti oleh sekitar 507 peserta yang terdiri dari mahasiswa UII dan perguruan tinggi lainnya, seperti yang disampaikan oleh Maulana Istar selaku ketua OC Methamorfosa.

Expo kewirausahaan diisi oleh 17 tenant yang berasal dari luar FE UII, terdiri dari 14 tenant makanan dan tiga tenant kerajinan. Seminar Nasional dan Talkshow dihadiri oleh beberapa pembicara diantaranya, Prof. Rully Indrawan, Eko Wisnu Wardana, Niko Al-Hakim, Muhammad Fakhri Dwi Ariza, dan Wahyu Liz Sundoro.

Seminar tersebut mengangkat tema “Kewirausahaan dan Teknologi Melalui Koperasi dalam menghadapi Revolusi Industrial 4.0” dengan harapan agar masyarakat, terutama mahasiswa lebih melek akan teknologi. Hal itu disampaikan oleh Maulana Istar selaku ketua OC Methamorfosa tersebut, “Saat ini era-nya industrial 4.0, dimana usaha tidak hanya secara konvensional saja, namun melalui internet dan lebih ke industrial start-up,” ucapnya.

Banyak pesan pembicara yang disampaikan selama pelaksanaan seminar dan talkshow, terutama pesan-pesan tentang peran aktif generasi millenial untuk berperan aktif membangun Koperasi di era revolusi industri 4.0 Seperti yang disampaikan salahsatu pembicara, Prof. Rully Indrawan Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM. “(Generasi-red) Milenial dapat bergerak cepat, lebih bergerak dengan otak kanan dan bersosialisasi sehingga menjadi peran utama dalam menyebarkan koperasi,” pesan Prof. Rully dalam seminar tersebut.

Kesempatan selanjutnya giliran Eko Wisnu Wardana selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulon Progo berbagi cerita dan tips untuk melakukan upaya agar produk lokal tetap kompetitif untuk menghadapi persaingan di era revolusi industri 4.0. “Berdasarkan kriteria dari mikro kecil dan menengah, nah gerakan ‘BelaBeliKu’ inilah yang kami jadikan gerakan untuk pengembangan terkait dengan industri 4.0,” papar Eko.

Dalam rangka menyongsong program Smart City, aplikasi berbasis online terutama menyangkut beberapa sektor layanan publik diluncurkan Kabupaten Kulon Progo. BelaBeliKU adalah sebuah Marketplace platform Kabupaten Kulon Progo yang mewadahi jual-beli UMKM Kulon Progo. BelaBeliKU bertujuan agar semua UMKM dapat menjual dan mengembangkan produk unggulan lokal Kulon Progo secara terintegrasi dan tetap berbasis koperasi.

Tidak mau kalah, berbicara soal perkembangan teknologi, KOPMA FE UII sendiri sudah mulai menerapkan teknologi dalam menjalankan bisnisnya di era revolusi industri 4.0 ini. “Alhamdulillah sudah menerapkan sistem informasi, yang mana kayak SHU (Sisa hasil usaha-red), kita bisa mengetahui berapa jumlah SHU sehingga controllingnya lebih mudah,” tegas dengan ucapan Istar. Dengan itu, ia juga berharap agar di masa yang akan datang dapat mengembangkan koperasi dimana tidak hanya fokus pada satu usaha.

Reporter: Madya, Yuni, Suci.

10847 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *