KM UII Berbicara

KM UII Berbicara

(foto : Lafera)

Oleh : Lafera Diah Kurnia Putri

Bacaekon.com-Kampus. Keluarga Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (KM UII) bersuara. Pada Selasa, 13 Oktober 2015 Gedung Pascasarjana Fakultas Hukum UII dipenuhi oleh mahasiswa.

Mahasiswa yang tergabung dalam KM UII tersebut tengah melakukan aksi yang ditujukan kepada Yayasan Badan Wakaf. aksi yang bertajuk “Keluarga Mahasiswa UII Menagih Tahu” tersebut berlangsung pada siang hari di halaman parkir Gedung Pascasarjana Fakultas Hukum UII.

Orientasi pembangunan UII dinilai semakin tidak jelas arahnya. Hal yang dinilai mendesak oleh masa aksi ini salah satunya adalah pembangunan gedung Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) yang belum ada kejelasan dari Badan Wakaf untuk mewujudkannya. Mahasiswa UII justru dihadapkan pada realita pembangunan boulevard di kampus terpadu. Belum lagi pembangunan Hotel UII di Jalan Pasar Kembang. Hal tersebut tertulis di dalam Press Release aksi.

Untuk itu dalam aksinya kepada Yayasan Badan Wakaf, KM UII menuntut beberapa perihal yang tertuang di dalam Press Release aksi sebagai berikut:

“Maka dari itu, kami dari Keluarga Mahasiswa Universitas Islam Indonesia menujukan kepada Yayasan Badan Wakaf UII dalam momentum perubahan ini menuntut,

  1. Kejelasan informasi rencana strategis UII
  2. Pembangunan gedung FIAI adalah kebutuhan yang mendesak
  3. Kejelasan alur birokrasi UII
  4. Audiensi “

Di tengah hiruk pikuk kegiatan aksi, terjadi audiensi tertutup antara perwakilan KM UII dengan pihak Yayasan Badan Wakaf. Dari hasil audiensi tersebut diperoleh keterangan seperti yang dijabarkan oleh Aldhi Setyawan selaku koordinator umum kegiatan aksi, “Hasil audiensi dari badan wakaf itu menjelaskan mengenai alur birokrasi dan konsolidasi akbar. Spekulasi yang kita bahas bagaimana alur birokrasi dan lain sebagainya. Nah kemudian dari Badan Wakaf menjelaskan bagaimana alur birokrasinya yang jawabannya sudah kami perkirakan yaitu biasanya Badan Wakaf akan melempar itu ke rektorat. Dan rektorat pun nantinya akan melempar itu ke dekanat ataupun ke Badan Wakaf lagi. Dan tadi ternyata terjadi memang seperti itu.”

Atas hasil yang didapat dari aksi siang hari ini (13/10/2015), Aldhi Setyawan yang juga sebagai ketua DPM U ini menuturkan tidak ada kata mundur sebelum adanya kejelasan dari Yayasan Badan Wakaf dan akan melakukan follow up dengan konsolidasi akbar.

 

Reporter : Lafera, Ulfa

1576 Total Views 1 Views Today

Related Post

LAGU  BURUH TANI BERGEMA SAAT SEMATA

LAGU BURUH TANI BERGEMA SAAT SEMATA

  Oleh : Dewi Larasati (Foto:  Amelia Larasati) BACAEKON.COM-KAMPUS FE UII, (26/08) berlangsung kegiatan ospek…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *