Ketika Jodoh Tak Kunjung Datang

Ketika Jodoh Tak Kunjung Datang

(sumber foto : http://www.google.co.id/)

Oleh : Chassanah Novambar Andiyansari

“Sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari kiamat; dan Dia yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan, tidak ada seseorang pun yang dapat mengetahui ( dengan pasti ) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan, tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal.”( QS.Luqman 31:34)

Bacaekon.com-Oase. Begitulah Allah SWT menjawab pertanyaan seorang sahabat Nabi Muhammad SAW  perkara hujan, janin dan hari esok hanya Allah SWT yang Maha Mengetahui. Manusia boleh berencana, tapi Allah yang menentukan. Sama seperti halnya jodoh, kita hanya dapat merencanakan dan berusaha mencari jodoh, namun Allah SWT yang menentukan. ( Hanif Fakhrurroja & Tien Suartini “ Apa Kata Rasulullah tentang Jodoh”, 2011)

Sering kali, saat usia sudah tak muda lagi dan jodoh tak kunjung datang, kita ‘uring-uringan’ dan cenderung menyalahkan Sang Pembuat Takdir tersebut terjadi karena kesalahan atau kondisi pribadi yang biasa menuntut terhadap kriteria calon kita, terlalu selektif terhadap calon pasangan dan cenderung menutup diri bila mendapati seseorang yang ingin berkenalan lebih jauh. Hal-hal kecil yang sudah menjadi biasa dalam hidup inilah yang ‘mungkin’ menjauhkan jodoh yang sudah di takdirkan Allah SWT. Allah hu Alam..

Berbicara jodoh sama dengan berbicara surga dan neraka, karena jodoh adalah rahasia-Nya. Jodoh ada di tangan Allah, begitulah yang sering kita tahu, dan tidak ada satu orang pun yang tahu mengenai rahasia Allah. Namun begitu kita sebagai seorang muslim wajib berikhtiar untuk menjemput jodoh. Rasulullah bersabda “Wanita itu dinikahi karena empat perkata; hartanya, keturunannya, kecantikannya dan karena agamanya. Pilihlah wanita yang memiliki agama, engkau akan bahagia.” ( HR Bukhari dan Muslim)

Jodoh termasuk salah satu impian yang belum terwujud. Ketika ada seorang yang begitu gampang melakukan segala hal, dia supel, mudah bergaul, sukses di semua mata pelajarannya, bahkan menjadi juara umum sekolah, dan terus berlangsung sampai ia kuliah, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) cumlaude, lulus menyandang gelar doctor dan semua cita-citanya bisa digapai. Akan tetapi ada satu yang belum tercapai dari kesuksesan tersebut yaitu jodoh. Sebenarnya seseorang tentu sudah menuliskan kriteria orang sebagai pendamping hidup, mulai dari tampak fisik, kepintaran, kepribadian hingga sifat-sifatnya, untuk penunjang. Beberapa orang bahkan membaca buku-buku kiat mendapatkan jodoh yang sesuai sampai dengan buku motivasi. Akan tetapi terasa sangat sulit mencari pasangan hidup sedemikian rupa sehingga ketika teman-temannya sudah berumah tangga, ia pun berputus asa dan memilih membujang. Dari ilustrasi tersebut tampak orang itu tidak pernah menemui kegagalan dan perjalanannya selalu mulus, tapi Allah menguji seseorang tersebut dengan menjauhkan jodohnya.

Oleh karena itu, walaupun sampai saat ini kita belum mempunya jodoh, berprasangka baiklah bahwa Allah Swt telah menyampaikan seseorang yang shaleh atau shalihah dan teruslah berikhtiar serta berdoa. Sebab, kunci utama penggenggam keputusan hanya Allah SWT saja, sebab Allah itu pasti, sebagaimana yang difirmankan-Nya dalam surat an-Nuur ayat 26, yang artinya : “Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji untuk perempuan-perempuan yang keji (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik (pula)..”(QS.an-Nuur 24:26). Jadi kenapa harus risau jika kita yakin bahwa janji Allah pasti datang? Kenapa pula harus putus asa atas rahmat yang Allah SWT pasti akan berikan. Ketika jodoh tak kunjung datang, bukankah itu berarti Allah SWT memberikan waktu kepada kita untuk instropeksi diri dan menyadari kesalahan-kesalahan yang ada pada diri kita? Selain itu, Allah SWT juga sedang mempersiapkan kita agar menjadi manusia yang lebih dewasa dan matang lagi. Anggap saja, masa penantian itu merupakan masa paling indah, seindah kita menunggu seorang bidadari turun dari langit. Rezeki berupa jodoh itu masih Allah gantungkan di langit dan menunggu saat yang tepat untuk diturunkan kepada kita. Yakinlah, jodoh tersebut akan datang pada waktu yang tepat menurut Allah SWT.

 

2585 Total Views 1 Views Today

Related Post

Desis Jemari Penggenggam Bara Api

Desis Jemari Penggenggam Bara Api

(Foto : Islampos.com) Oleh : Nabila Ramadhani “Akan datang kepada manusia suatu zaman, orang yang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *