IKUT ORGANISASI BERHADIAH BEASISWA

IKUT ORGANISASI BERHADIAH BEASISWA

(Sumber Foto ; www.kakarevent.info)

Oleh: Phalini Herman

Bacaekon.com-Kampus. Beasiswa Pengurus Lembaga adalah beasiswa yang diperuntukkan bagi mahasiswa yang tergabung dalam organisasi, Lembaga Khusus (LK), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang masih dalam lingkup Keluarga Mahasiswa (KM) Universitas Islam Indonesia (UII) dan bidang kemahasiswaan.

Beasiswa pengurus lembaga bertujuan untuk mengapresiasi mahasiswa-mahasiswa yang ikut mengembangkan kegiatan mahasiswa. “Untuk sifatnya lebih ke apresiasi aja buat pengurus lembaga. Jadi kita kan juga kasih apresiasi ya bahwa ada mahasiswa yang memang concern untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan mahasiswa di lembaga-lembaga mahasiswa masing-masing. Baik itu yang di bawah KM dan yang di bawah bidang kemahasiswaan. Jadi ya kita memahami itu. Sehingga ya akhirnya kita apresiasi dalam bentuk beasiswa,” tutur Hazhira Qudsyi selaku Kepala Divisi (Kadiv) Pembinaan Kepribadian dan Kesejahteraan Mahasiswa (PKKM), saat ditemui di ruang kemahasiswaan gedung rektorat Kampus UII (23/9).

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi mahasiswa untuk memperoleh beasiswa ini diantaranya adalah menyiapkan formulir pendaftaran beasiswa lembaga kemahasiswaan, terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada semester yang sedang berjalan pada program S1 dan D3, dan telah aktif minimal 2 (dua) semester, indeks prestasi satu semester terakhir minimal 2.50, status/jabatan sebagai pengurus lembaga mahasiswa di bawah naungan KM UII, aktif menjalankan tugas sebagai pengurus lembaga kemahasiswaan selama 6 (enam) bulan atau 1 semester terakhir, tidak berstatus sebagai penerima beasiswa dari sumber lain, pas foto ukuran 3×4 cm, dan semua persyaratan disertakan dalam stopmap folio warna kuning.

Namun, sudah 3 tahun semenjak tahun 2013 silam beasiswa ini tak terdengar suaranya, tak terlihat rimbanya. Kadiv PKKM mengungkapkan bahwa peraturan-peraturan beasiswa tengah ditinjau kembali terutama berkaitan dengan tata pelaksanaan dan pengelolaannya termasuk dalam nominal pemberian beasiswa.

“Cuma sampe sekarang memang belum fix karena banyak hal, harus disenatkan, harus dirapatkan di pimpinan, harus disenatkan oleh universitas baru kemudian menjadi peraturan universitas atau peraturan rektor,” jelas Hazhira.

Lebih lanjut Hazhira menjelaskan bahwa berdasarkan saran dari Bidang III untuk menunda pemberian beasiswa, sebab harus dipastikan dahulu asal sumber dananya. “Nah kalau sumber hukumnya ternyata belum jelas kita gak berani ngeluarin uang dari keuangan. Itu karena gak ada dasarnya gitu. Jadi mudah-mudahan kita berharap tahun ini bisa selesai karena itu sebenarnya sudah lama, soalnya saya termasuk timnya juga sudah mencoba merancangkan tapi ya memang ini masih ditahan dulu di pimpinan. Di godhog lagi karena kaitannya beasiswa itu pembicaraannya juga dengan yayasan Badan Wakaf,” terang Hazhira diakhir wawancara.

Reporter: Phalini Herman

 

7940 Total Views 1 Views Today

Related Post

LAGU  BURUH TANI BERGEMA SAAT SEMATA

LAGU BURUH TANI BERGEMA SAAT SEMATA

  Oleh : Dewi Larasati (Foto:  Amelia Larasati) BACAEKON.COM-KAMPUS FE UII, (26/08) berlangsung kegiatan ospek…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *