Ekspresi

Iblis Itu Bernama Penguasa

Ilustrasi: www.freepik.com

Oleh : Ahmad Rizky Noor A.

 

Bila mana kekuasaan berguna

Jika yang mendudukinya manusia durjana

Bila mana suatu negeri maju tak tertandingi

Jika pembesar negeri berpesta tanpa henti

 

Alkisah di suatu negeri,

Yang penuh riak dengan penghuni,

Yang berlaut tanpa tepi,

Yang terhimpit dua daratan bumi

Pernah berkata pembesar negeri

Wahai rakyatku!

Makan lah keong itu

Sesungguhnya keong itu 

Berprotein untukmu

Tanpa urat malu

Padahal ia selalu makan wagyu

 

Berteriak rakyat pada penguasa

Berilah aku makanmu!

Berkata lah penguasa itu

Wahai rakyatku!

Kurangi lah makanmu!

Tanpa ia tahu

Rakyat nya itu tak makan tiga minggu

 

Pernah berkata pemimpin negeri

Wahai rakyatku!

Pilih lah aku menjadi pemimpin mu 

Maka akan kupindahkan Semeru ke Maluku

Sampai ia menjadi debu

Semeru pun tetap disitu

 

Menjerit rakyat pada pemangku negeri

Wahai petinggi mana keadilanmu

Ringan mulut ia menyahut

Itu bukanlah urusanku!

 

Kala rakyat sedang terzalimi

Diadakan pesta untuk pembesar negeri

Mengundang tamu para petinggi

Dari berbagai penjuru negeri

Menyambutnya dengan manusiawi

Memuliakannya setinggi-tinggi

Sedangkan rakyat dianggap sapi!

 

Dan rakyat pun tak pernah bungkam

Meski nyawa terus terancam

Walaupun raga dihantam

Perlawanan tak akan pernah padam

Hingga kekuasaan yang zalim tenggelam

 

Editor : Oliv

 

175 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *