Tips

Gaya Hidup Minimalis Ala Anak Kos

Foto : http://farmhouz.com

Oleh : Andi Nur Azizah Hafsah

Kamu seorang anak kos? Berapa kali shopping dalam satu bulan? Apakah kamarmu sudah tidak muat dengan semua barang-barangmu? Menumbuhkan jiwa dan perilaku produktif masih sangat sulit dilakukan oleh sebagian besar orang. Mengidam-idamkan kehidupan yang trendi, modis, dan praktis membuat kebanyakan orang menjadi konsumtif.  Begitu pula yang banyak terjadi di kalangan anak kos.

Salah satu cara menekan sifat konsumtif tersebut adalah dengan cara menerapkan gaya hidup minimalis. Gaya hidup minimalis bisa menjadi salah satu kebiasaan yang baik dan menguntungkan jika dilakukan oleh anak kos. Selain bisa membantu menghemat uang bulanan, gaya hidup minimalis juga bisa menjaga kondisi kamar kos tetap nyaman dan tidak sesak oleh barang. Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan oleh anak kos dalam menerapkan gaya hidup minimalis :

  1. Tidak memiliki atau membeli lagi barang yang mempunyai fungsi dan nilai sama

Memiliki barang dengan fungsi dan nilai yang sama dinilai sangat tidak efektif. Alasan membeli barang baru biasanya merupakan sebuah keinginan, bukan kebutuhan. Contohnya saja seseorang memiliki dua tas ransel dengan ukuran yang sama dan hanya berbeda warna dan motif, atau sekadar memiliki tiga kemeja putih di dalam lemarinya padahal yang sering dipakai hanya satu. Hal-hal seperti ini patut dihindari. Bukan hanya akan menggerus pengeluaran jika sering terjadi, namun juga akan membuat kamar kos yang sudah sempit menjadi semakin sesak. Kamu bisa membeli barang dan keperluan lain, daripada menghabiskan uang untuk hal yang sudah kamu miliki.

     2. Rawat dan jaga barang dengan baik

Ketika seseorang memiliki terlalu banyak barang, maka akan sulit merawat dan memastikan semua barang dalam kondisi baik. Tentunya ini berdampak buruk, barang yang tidak terawat dengan baik biasanya akan cepat rusak dan tidak berfungsi optimal. Tas kulit contohnya, jika tidak dirawat dengan cara yang tepat akan lembab dan berjamur. Pasti tidak ingin kan barang kesayangan menjadi rusak karena luput dari perhatian? jadi ada baiknya kamu meluangkan waktu untuk merawatnya. Contoh sederhana yang bisa kamu terapkan adalah mencuci pakaian dengan cara yang benar sesuai bahannya, hal ini akan membuat pakaian lebih awet dan tidak harus membeli pakaian baru setiap bulannya.

     3. Membeli barang yang berkualitas

Kebanyakan orang cenderung membeli barang  murah dengan kualitas yang kurang bagus, alasannya agar bisa mendapatkan jumlah yang lebih banyak. Namun barang berharga murah dengan kualitas yang kurang bagus cenderung cepat rusak dan tidak tahan lama. Oleh karena itu, membeli barang yang berkualitas adalah salah satu cara gaya hidup minimalis. Lebih baik merogoh kocek agak dalam untuk suatu barang yang berkualitas dan tidak mudah usang, ketimbang membeli dengan jumlah banyak tapi cepat rusak. Beli barang mahal sebenarnya bukan suatu kesalahan, apalagi barang tersebut memang benar-benar dibutuhkan. Hidup dengan gaya minimalis bukan berarti pelit kepada diri sendiri, tetapi lebih bijak dalam menentukan kebutuhan dan keinginan.

      4. Kurangi jajan makanan

Mengurangi jajan makanan sangat disarankan bagi kamu yang menerapkan gaya hidup minimalis. Banyak dampak positif yang bisa didapatkan seperti penghematan uang saku bulanan dan mengurangi limbah sampah sisa makanan. Jangan berlebihan dalam memesan makanan hanya karena mengikuti nafsu dan akhirnya tidak habis. Makan di luar seperti di restoran atau nongkrong di kafe memang menjadi sebuah tren tersendiri, namun kamu harus memperhitungkan pengeluarannya juga, terlebih kamu adalah anak kos. Kamu bisa sangat menghemat uang jika memasak makanan sendiri di kos, selain lebih hemat juga terjamin kebersihannya.

      5. Disiplin menabung 

Setelah mengurangi pembelian barang yang tidak dibutuhkan, kamu pasti memiliki uang lebih yang bisa disisihkan untuk menabung. Menabung sebenarnya suatu hal yang mudah dilakukan, kesulitannya adalah konsisten dan disiplin. Banyak cara menabung yang efektif, salah satunya dengan menyisihkan sebagian uang di awal. Biasanya anak kos banyak menghabiskan uangnya di awal bulan karena baru mendapatkan jatah bulanan dari orang tua, dan akan kehabisan uang sebelum akhir bulan. Kebiasaan ini bisa diubah jika menerapkan gaya menabung di awal, sehingga kamu masih memiliki uang cadangan di akhir bulan.

Bagaimana? Tidak sulit kan untuk bergaya hidup minimalis? Apakah sudah siap menerapkannya? Kamu tidak perlu kebingungan dari mana harus memulainya. Semoga tips ini dapat membantu, selamat mencoba!

 

Editor : Ikrar

 

185 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *