Di Suatu Senja Ketika Aku Merindu

Di Suatu Senja Ketika Aku Merindu

(Sumber foto : pinterest.com)

Oleh : Phalini Herman

Lagi apa kamu pecinta kopi?

Sehat selalu kah kamu dengan rokok-rokokmu itu?

Apakah sekarang kita bisa beradu makan sambal?

atau lidahmu akan terus seperti itu, tak suka pedas~

 

Bagaimana dengan janjimu ‘tuk membeli sisir?

Ayolah, aku tahu rambut lelaki memang tinggal disisir jari,

tapi aku selalu jatuh cinta dengan rambutmu yang rapi

Si tidak penyuka kepala ikan ataupun kepala-kepala lainnya, masih suka begadang?

Ingat kesehatanmu loh ~

 

Hey penyubit! katanya sih tanda kasih sayang, aku rindu

Pun ku rindukan ritme jantung  yang awalnya berdegup kencang,

hingga tiba pada alunan yang tenang dan menenangkan…

Tapi aku juga merindu dengan perjalanan kita memburu sunrise,

dan bersantai ria bersama sunset serta bergelut dengan buku kesukaan kita…

 

Rindu ini bak sebuah penjara,

si korban yang tak bersalah terpenjara dalam jeruji rindu

Begitu menyedihkan dan menyesakkan

Namun tetap ku nikmati perasaan itu

Kadang menimbulkan lara kadang menyimpulkan bulan sabit

  

2463 Total Views 1 Views Today

Related Post

KUSABI

KUSABI

(Foto : www.mldspot.com) By: Lita Rohma Dewi Bacaekon.com-Ekspresi. Aku terduduk merenung di tepi pantai menatap…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *