AKSI SOLIDARITAS, KM UII RAPATKAN BARISAN

AKSI SOLIDARITAS, KM UII RAPATKAN BARISAN

(Dok.Ekonomika)

Oleh : Fenny Fithri Ramadhani

BACAEKON.COM-KAMPUS.  Jum’at (27/01), bertempat di Fakultas Psikologi dan Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII), aksi solidaritas mahasiswa UII atas nama Keluarga Mahasiswa UII (KM UII-red) yang dipimpin oleh DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa) UII dilakukan. Aksi tersebut merupakan hasil konsolidasi yang dilakukan pada pukul 16.00 WIB, bertempat di Hall Gedung Pasca Sarjana Fakultas Hukum UII, Jalan Cik Di Tiro. Hasil konsolidasi tersebut kemudian membentuk gerakan aksi solidaritas terkait pernyataan mundurnya Harsoyo selaku Rektor UII dan Abdul Jamil selaku Wakil Rektor III UII.

Aksi solidaritas KM UII yang telah diagendakan, terdiri dari Shalat Jum’at, Shalat Ghaib, dan Doa bersama di Masjid Ulil Albab UII yang kemudian dilanjutkan dengan aksi setelah pengkondisian peserta di FBSB. Aksi tersebut dihadiri ratusan mahasiswa yang menggunakan dresscode berwarna putih. Aksi dimulai dengan doa bersama kemudian dilanjutkan dengan penyampaian orasi dari perwakilan DPM UII oleh Mawardi, Ketua LEM UII oleh Indra Putra, dan beberapa mahasiswa UII. Ada beberapa hal yang disampaikan sebelum orasi dimulai, diantaranya bahwa KM UII menyatakan tragedi yang terjadi (ketika pelaksanaan The Great Camping oleh Mapala Unisi-red) bukan hanya tanggungjawab dari rektorat tetapi semua KM UII, KM UII mengecam segala kegiatan yang mengandung unsur kekerasan di lingkungan KM UII, KM UII secara moral dan procedural mendukung Harsoyo dan Abdul Jamil dalam menyelesaikan masalah di UII saat ini, dan KM UII sangat menyayangkan dengan adanya unsur pemberitaan yang menyudutkan UII di situasi saat ini.

 Beberapa saat kemudian, Beni Suranto selaku perwakilan dari Rektor UII hadir. Beni mengatakan bahwa Rektor UII tidak bisa datang dikarenakan ada rapat, sehingga Beni menyampaikan beberapa pesan dari Rektor UII untuk aksi solidaritas yang berlangsung, diantaranya aksi tidak melanggar peraturan dan tata tertib, pada waktu shalat pekerjaan yang ringan ataupun kegiatan yang dilakukan tidak sampai melalaikan shalat. Beni juga mengingatkan apa yang disampaikan khotib ketika shalat Jum’at yang kebetulan adalah Abdul Jamil mengatakan bahwa yang terjadi saat ini di UII adalah bentuk ujian dari Allah SWT agar UII makin kuat.

Sementara terkait dengan pengunduran Rektor dan Wakil Rektor III UII, Beni menyampaikan, “Saya tidak bisa menjelaskan mengingat beliau (Rektor UII-red) sudah menjelaskan di Kopertis seperti yang sudah beredar di media-media lain, temen-temen insyaallah Pak Harsoyo akan menjelaskan kemunduran dirinya kepada semua warga UII besok Minggu (29/01) selepas dzuhur. Untuk tempat kami perlu siapkan, karena ini saya kira seluruh mahasiswa banyak yang hadir.” Beni juga mengatakan bahwa Tim Investigasi UII terus bekerja dan tidak benar jika dikatakan UII lambat menangani kasus saat ini. Di akhir orasinya, Beni memohon dukungan dan doa untuk UII. Selepas orasi dari Beni, kemudian dilanjutkan penandatanganan para mahasiswa di atas kain putih sebagai simbol penolakan mundurnya Rektor dan Wakil Rektor III UII dan penggalangan dana untuk korban. Aksi berlangsung damai dan lancar sesuai pesan yang disampaikan oleh Rektor UII melalui Beni. Seketika turun hujan cukup deras, tetapi tidak menyurutkan aksi yang berlangsung. Orasi tetap berjalan sampai selesai ketika waktu shalat Ashar.

Reporter : Dina, Fenny, Immel, Ulfa

14125 Total Views 1 Views Today

Related Post

LAGU  BURUH TANI BERGEMA SAAT SEMATA

LAGU BURUH TANI BERGEMA SAAT SEMATA

  Oleh : Dewi Larasati (Foto:  Amelia Larasati) BACAEKON.COM-KAMPUS FE UII, (26/08) berlangsung kegiatan ospek…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *